DI PENGHUJUNG MUSIM PANAS
Cerita ini murni
pemikiran autor,,,jangan mengkkopas tanpa izin autor.
Banyak TYPo
dimana-mana,harap maklum.
Happy
reading.....!!!!!
Berharap kau tak pernah pergi dariku,tapi apakah aku egois menginginkanmu
sedangkan aku juga menginginkan yang lain selainmu.Aku mencintaimu apakah itu
sudah cukup bagiku,kurasa aku membutuhkan lebih dari sebuah cinta,MATERI
misalnya.
YURA
Apakah suatu kebodohan bagiku jika melindungi cintaku,melindungi seseorang
yang bahkan mengacuhkanku berkali-kali hingga aku tersakiti karena selalu
melindunginya.BAHKAN aku akan merelakan nyawaku asal dia bahagia. JIHO
April,2008
Sepasang
kekasih sedang menikmati aroma kopi di sebuah taman kota yang letaknya berada
di pinggiran kota.
“yura,maukah kau
berjanji satu hal untukku,berjanjilah untuk selalu berada disisiku??’,tiba-tiba
si anak lelaki tersebut bertanya kepada sang kekasih.
“mengapa aku
harus berjanji padamu,sebuah janji yang mungkin aku tidak bisa memegangnya”.jawab
yura tanpa memalingkan pandangannya dari
cangkir kopinya.
Ekspresi Jiho
pun langsung terlihat sedih.Dalam hati yura tertawa terbahak-bahak melihat
ekspresi sedih kekasihnya tersebut.
“Ya
tuhan,wajahmu terlihat aneh ketika cemberut,kak!!’’
“Yura kau
menggoda kakak lagi eoh?’’
“bukan seperti
itu kak,baiklah,,,baiklahh ,, AKU YURA berjanji akan selalu bersama JIHO
selamanya apapun yang terjadi, apakah kakak puas,sekarang cepatlah kau juga
harus berjanji untukku?”
“AKU JIHO akan
mencintai dan menjaga YURA selamanya”
Kemudian
merekapun menautkan jari kelingking
mereka.
Merasa
tidak puas dengan apa yang diberikan tuhan adalah hal yang mutlak bagi
manuasia.
Menjadi
serakah dan menginginkan apa yang orang lain punya membuatmu memilih jalan yang
berbeda.
At malioboro,agustus 2015
Jiho pov
Hujan
lebat mengguyur kota ini,kota yang menjadi saksi perpisahan kami 2 tahun
lalu.Aku masih betah memandangi tetesan hujan sambil menikmati aroma
kopi,membawa ku ke waktu dimana aku dan Yura masih bersama.Musim panas telah
berakhir tetapi aku belum bisa menghilangkanmu dari pikiranku,bahkan ini musim
panas ke 3 tanpa mu disini.Kau gadis dari masa laluku yang begitu menyukai
musim panas,kau selalu berkata jika kau terlihat seksi jika musim panas,gadisku
ini sangat membenci musim dingin,membenci hujan yang menurutnya selalu diiringi
dengan kilat petir.Gadisku ini adalah seseorang yang untuk pertama kalinya
membuatku ingin melindunginya,membuatku ingin terus berjuang untuknya juga
seseorang yang telah menghempaskanku hingga dasar.YURA
Flahback...
“Tolong
jangan marah pada Yura,maafkan saya karena telah mencuri uang teman saya,bu”
“Apakah kamu tidak diajarkan
berperilaku layaknya manusia ,kenapa kamu berani sekali mencuri” Bu guru pun memukuli Jiho dan Yura menangis
melihat Jiho membelanya di depan gurunya.
Di ayunan,Yura duduk sendiri sambil
menggoyang-goyangkan kakinya,serta menangis tanpa henti hingga ia menyadari
seseorang memegang pundaknya.
“kenapa menangis
eoh,?? ,lihatlah matamu sudah seperti mata panda,sudah jangan menangis kakak
tidak apa-apa”
“Kenapa kakak
melakukannya? Kenapa kakak mengakui kejahatan yang aku perbuat?”
“Itu karena
kakak sudah berjanji akan selalu melindungimu”
“tapi itukan
kesalahanku,seharusnya kakak tidak seperti itu?,apakah kakak akan terus
membelaku meskipuan aku salah?”
“hanya untuk
kali ini saja,lain kali jangan membuat kesalahan lagi ,apakah kau mengerti?”
“baiklah kak”
Flahback end
Drettt...dretttt
drettt ....bunyi handphone membuyarkan lamunanku...kulihat nama yura tertera
dilayar,aku masing mematung tak percaya karena selama ini Yura bahkan tidak
pernah menghubungiku ataupun hanya memberi kabar,setelah resmi berpisah yura
memutuskan untuk pindah ke Malang dan meneruskan kuliahnya disana sedangkan aku
lebih memilih menetap di kota ini dan bekerja sebagai teknisi disebuah
perusahaan mobil memang tidak seberapa mengingat aku hanya lulusan SMK,aku
sebenarnya ingin melanjutkan kuliah tetapi aku lebih memilih menabung uang
hasil kerjaku untuk masa depanku kelak.Bunyi handphone ku pun berhenti
berdering tak lama kemudian ada sebuah pesan masuk,
From:Yura
Kakak apa kabar?
Sudah lama tidak bertemu,apa kakak masih
marah kepada ku?
Kuharap tidak.Besok aku akan kembali ke
jogja kak,kuharap kakak bersedia menemuiku.
Aku tunggu kakak di taman kota tempat
biasa kita bertemu.
Aku sangat senang mendengar kabar
bahwa Yura kembali,baiklah besok aku akan menemuinya tetapi sekilas aku
teringat perlakuannya 2 tahun lalu yang dengan tega mencampakkanku demi seorang
pria yang lebih mapan dariku,sesak sekali dadaku ketika mengingatnya ada rasa
marah,kecewa dan sedih bercampur aduk tapi bukankah cinta tak harus memiliki
,aku harusnya merasa bahagia jika Yura menemukan kebahagiaannya meskipun tidak
bersamaku.Kulirik jam disebelahku telah menunjukan pukul 07.00 WIB aku bergegas
mengambil kunci mobil dan segera pergi,hari ini aku harus menghadiri rapat
penting dengan klien dari luar kota,kupacu kendaraanku dengan kecepatan sedang
mengingat hari ini turun hujan deras.
Di ruang rapat suasana tampak hening
tak seorangpun berniat membuka suara hingga seseorang datang dan membuka pintu,kulirik
sekilas siapa pria itu degggg jantungku seolah berhenti menyadari pria yang
menjadi klienku hari ini adalah K (key) pria yang telah merebut Yura dariku cepat-cepat ku rubah eksprsiku dan tersenyum
kecut padanya.
“perkenalkan nama
saya Kemal,orang-orang biasa memanggil saya K” dia tersenyum dan mngulurkan
tangganya, segera kujabat uluran tangannya dan kuperkenalkan diriku,sepertinya
dia tidak mengenalku,mungkinkah Yura tidak pernah bercerita sedikitpen
tentangku kepada K.Selesai rapat aku benar-benar lelah dan kuputuskan untuk
segera pulang mengingat akan segera turun hujan lebat disertai badai.
Taman kota (autor pov)
Yura telah duduk
manis di bawah pohon sakura,ya sakuranya Indonesia alias pohon mangga (hahah
autor mulai ngaco).Diliriknya jam tanganya yang menunjukkan waktu telah
beranjak sore tetapi belum ada tanda-tanda Jiho akan datang,Yura mendengus
kesal aapakah kak Jiho masih marah padanya, fikirnya.baiklah aku akan
menunggunya disini sampai malam.
Jiho bergegas memacu mobilnya dengan
kecepatan tinggi,dia berharap kali ini Yura masih menunggunya.Dia sangat kesal
dengan atasannya yang dengan seenaknya menyuruhnya menemaninnya rapat sampai
sore padahal hari ini dia berniat libur dan menemui Yura.Buru-buru diparkirkann
mobilnya di sembarang tempat dan berlari ke taman kota,dilihatnya seorang gadis
cantik duduk di bangku taman dengan manis,ya gadis yang selama ini ia
rindukan,gadis yang tidak pernah bisa hilang dari ingatannya.
Luka itu,luka yang selama ini berusaha
aku sembuhkan tiba-tiba terbuka lagi ketika melihatnya.
Cinta ini,cinta yang berusaha
mati-matian aku hilangkan sekarang malah semakin tumbuh subur disini di hatiku.
“Apakah sudah
lama menungguku eoh?” sebuah suara mengejutkan Yura.gadis itu tidak menjawab
tetapi malah memeluk Jiho erat dan menangis.
“Kakak.... aku
sangat sangat merindukan kakak sampai rasanya ingin mati” Kata Yura sambil
masih terisak.”Sudah jangan menangis,sekarang kakak ada disini”aku berusaha
menekan perasaanku untuk tidak menangis didepan yura,aku tidak ingin terlihat
lemah di depan seorang wanita.
Setelah pertemuan mereka beberapa
waktu yang lalu,Jiho dan Yura semakin dekat dan akhirnya memutuskan untuk
kembali bersama dan menjalani semuanya dari awal.
Yura pov.
Hari ini
aku ada jadwal mengunjungi sebuah panti asuhan,sebuah kegiatan yang telah aku
kerjakan kurang lebih sepanjang 3 tahun terakhir,aku berusaha membagi kebahagiaanku
kepada mereka karena dulu aku juga seperti mereka,aku dibesarkan dipanti asuhan
tanpa kasih sayang orang tua satu-satunya yang kupunya hanyalah kak Jiho.
Aku berjalan-jalan menelusuri lorong
panti dan tanpa sengaja aku melihat seorang gadis kecil sedang
menangis.kuhampiri gadis itu dan duduk disebelahnya.
“adik kecil
kenapa menangis,?” tanyaku yang hanya dibalas dengan tatapan sendu dari
matanya.kuambil sebuah cokelat dari tasku dan kuberikan padanya,awalnya dia
menolak tetapi pada akhirnya diapun mengambilnya.
“kamu tau,jika
seseorang sedang sedih maka cokelat adalah obat yang tepat untuk menghilangkan
rasa sedihnya” gadis manis itu tersenyum tulus kearahku.
“siapa namamu
sayang?”
“namaku Sera
kak,nama kakak siapa?”
“nama kakak
yura,kenapa kamu tadi menangis,apa ada yang membuatmu sedih?”
“aku selalu
diejek teman-temanku disekolah,mereka selalu mengataiku anak buangan,tidak
punya orang tua,aku selalu menangis kak,kenapa kedua orang tuaku
menelantarkanku disini,apa mereka tidak menyayangiku?”ucapnya dengan mata
berkaca-kaca.
“tidak sayang,mereka pasti sangat
menyayangimu,tetapi karena sebuah alasan tertentu mereka tidak bisa
bersamamu,kakak percaya suatu saat nanti kalian akan kembali bersama.”Kulihat
mata gadis kecil itu berbinar seolah ada harapan dari ucapan yang dia dengarkan
tadi.Aku melihat kenangan masa kecilku saat aku juga di ejek dan dikucilkan
disekolah,tetapi perbedaannya gadis kecil ini merasa sendiri,sedangkan aku dari
kecil selalu dilindungi dan disayangi oleh kak jiho.
Waktu telah beranjak petang dan
kuputuskan untuk segera pulang,rasanya mataku sudah sangat mengantuk,,ketika
ditengah perjalanan tiba-tiba aku melihat sebuah kedai kopi yang sangat
ramai,kuhentikan mobilku untuk mampir di kedai itu.Aku duduk di pojok ruangan
sendirian dan memesan kopi arrabica kesukaanku,sebenarnya aku bukan penggemar
kopi,aku hanya sangat maniak terhadap aroma kopi,lima menit kemudian pesananku
pun datang ,segera kuambil gelas tersebut dan kuhirup dalam-dalam aroma kopi
tersebut,aku bahkan tidak berniat untuk meminumnya,aku hanya menyukai
aromanya.Tak terasa sudah satu jam lebih aku duduk di kedai kopi ini,langit
sudah beranjak gelap dan aku segera membayar kopi pesananku kemudian bergegas
pulang.
Jalanan terlihat lengah mungkin
karena sudah malam,tiba-tiba aku mendengar suara dentuman dari depan
mobilku,sepertinya aku menabrak sesuatu,kulihat apa yang terjadi didepanku,aku
shok dan menangis menyadari aku telah menabrak seorang wanita muda.aku
ketakutan dan menangis tersedu-sedu,entah apa yang ada dipikiranku hingga aku
menelpon kak Jiho.
“hiks hiks
hiks,,,,,,kakak aku menabrak seseorang, Bagaimana ini aku takut.”
“Yura kau
dimana,yakkk ...cepat katakan kau dimana”terdengar nada kekhawatiran dari suara
kak Jiho
“Aku berada di
daerah sleman jalan sastrawardana kak”
“baiklah kakak
akan segera kesana,kau jangan berteriak atau menelpon orang lain,cukup
bersembunyi di dalam mobil”
Yura end pov.
Jiho pov
Aku telah sampai
di alamat yang yura sebutkan ku kelilinkan pandanganku ke sepanjang jalan
hingga aku melihat sebuah mobil hitam yang aku yakini milik yura.
“Yura kau
dimana,cepat buka pintunya?” kemudian dibukannya pintu mobil miliknya dan dia
menghambur kepelukan jiho sambil meangis ketakutan.
“kakak,aku
sangat takut bagaimana kalau polisi akan menangkapku”
“tidak,itu tidak akan terjadi kakak akan melindungimu,tenanglah”
“tidak,itu tidak akan terjadi kakak akan melindungimu,tenanglah”
Dia semakin
terisak mendengar jawaban jiho,Jihopun berfikir jalan apa yang harus ia lakukan
untuk melindungi gadisnya ini.Hingga sebuah ide konyol muncul dalam benaknya.
“Yura cepat
telpon polisi dan katakkan bahwa ada kecelakaan disini,kamu tidak perlu takut
biar kakak yang mengakui bahwa ini adalah kesalahan kakak”
“tolong jangan seperti itu kak,ini salahku aku tidak
ingin kakak menggantikan tempatku,aku tidak ingin kakak berkorban terlalu jauh
untukku”
“tapi tidak ada
jalan lain selain ini kakak tidak ingin impian yang selama ini kamu kejar harus
kandas karena hal ini,biarkan kakak yang menanganinya,kamu tidak perlu takut
lagi kan”Jelas Jiho sambil berkaca-kaca,lalu diambilnya ponsel dari sakunya
,diapun segera menghubungi polisi dan melaporkan ada kecelakaan di sana.
“Yura, hanya ini
yang bisa kakak lakukan untuk menjagamu seperti janji kakak 10 tahun lalu,ini
adalah kunci brangkas kakak didalam brangkas itu ada sejumlah uang untuk
meneruskan gelar mastermu,kakak percaya kamu akan sukses besar dan menjadi
orang hebat,tetapi apakah kamu mau menunggu kakak hingga masa hukuman ini
berakhir?” dianggukan kepalanya sambil memelukuku erat,,Kurasakan bahuku basah
karena airmatanya.
“caa,,sekarang
pergilah “. Yura pergi dengan keadaan takut dan terluka,aku tahu dia menabrak
seseorang karena tidak sengaja.
Beberapa
menit berselang polisi pun datang kelokasi dan memasangkan borgol di tanganku
setelah tadi mereka mengajukan beberepa pertanyaan padaku.Diadakan sidang
seminggu setelah aku ditangkap,hakim memutuskan aku bersalah dan harus mendekam
dipenjara selama 6 tahun atas tuduhan menghilangkan nyawa seseorang.Dua tahun
pertama yura sering mngunjungiku dan menceritakan bahwa dia akhirnya menyelesaikan
gelar masternya.Aku bersyukur bahwa gadisku kini hidup dengan baik meski
tanpaku,namun setelah itu dia tidak pernah lagi mengunjungiku, aku bahkan tidak
pernah mendengar kabarnya sedikitpun.Kuyakinkan hatiku bahwa ini tidak apa-apa,mungkin
dia sibuk dengan pekerjaannya.
6 tahun berlalu dan aku telah
menyelesikan masa hukumanku,tetapi sampai saat ini yura tidak datang untuk
menjemputku padahal dia tau bahwa hari ini adalah hari kebebasanku.
Jiho pov end
Autor pov.
Jiho berjalan menelusuri kota malioboro
dengan sedikit gontai sambil memegangi bagian dadanya yang sedikit
sakit,entahlah sudah beberapa kali ini ia sering merasakan nyeri dibagian
dadanya,tiba-tiba pandangannya tertuju pada sebuah toko bunga yang menjual
aneka macam bunga mawar,segera ia berjalan mendekati toko itu dan membelika
bunga mawar putih kesukaan yura,kekasihnya.Senyum lebar terukir diwajah
tampannya ,ia tergesa-gesa pergi kerumah yura dan memberikan kejutan pada yura.Namun
betapa kecewanya ia saat yura sudah tidak ada di apartemennya,menurut
tetangganya yura pindah setelah menikah dengan seorang pengusaha muda asal
palembang.hati jiho bagaikan tercabik-cabik bagai kilatan petir disiang hari
yang telah menyambarnya, bunga yang sedari tadi ia pegang kini ia remas lalu ia
buang begitu saja,ini sudah beberapa kali gadisnya mengecewakannya tetapi jiho
tetap tidak bisa membenci yura sama sekali,ia pun meminta alamat rumah yura
kepada tetangga yura itu.dan berniat menemui yura meminta penjelasan.
Adalah cara terbaik jika aku
melepasnya,dia pantas menerima lebih dari yang aku dapat berikan padanya.
Rasanya masih sama seperti dulu aku mencintainya
meski dia menyakitiku.
Jiho sampai di
depan rumah yura,dilihatnya seorang wanita turun dari mobil bersama seorang
anak kecil digendongannya.Jiho memandangi sosok yura dengan mata penuh
kekecewaan,yura merasa ada yang sedang menatapnya betapa terkejutnya ia melihat
jiho ada di depan rumahnya, ia berdiri mematung takut kalau jiho merusak
keluarganya,disuruhnya anaknya masuk sedangkan ia sendiri berjalan menemui
jiho.
“kakak,ke.ke..kenapa
kakak bisa tau alamatku? Tanya yura takut-takut.
“tolong jelaskan
maksud dari semua ini? Kuharap ini hanya mimpi.” Jiho meminta penjelasan kepada
yura,tetapi jawaban yang ia ingin dengar berbanding terbalik dengan yang yura
katakan
“kau tau terlalu
lama jika aku harus menunggumu,aku tidak ingin beranjak tua hanya karena
menunggumu,aku tidak bisa hidup dengan seorang mantan napi,kau tau seorang
mantan napi akan sangat sulit diterima dilingkungan ini,dan aku yakin kau tidak
bisa menjanjikan kebahagiaan untukku kelak”ujar yura tanpa adaa sedikit
kekecewaan di matanya.
Jiho kaget
mendengar jawaban yura,bagaimana bisa gadis yang ia cintai bisa berkata seperti
itu padanya,bulir-bulir yang sejak tadi ditahannya akhirnya jatuh juga,jiho
menangis didepan gadisnya.
“yura aku
melakukan ini untukmu,mantan napi katamu,,,kauuuulah tersangkanyaaaa”bentak
jiho.Tanpa berkata apa-apa yura masuk kerumah ia sangat takut jika nanti jiho
membongkar semuanya,ia tidak ingin kariernya hancur,ia juga tidak ingin
keluarganya hancur,kemudian dia menelpon seseorang.
Jiho kembali kerumah lamanya yang
tampak tidak diurus,tiba-tiba datang segerombolan orang tak dikenal dan segera
memukulinya,wajah dan badan jiho remuk serta memar,,,
“heyy kau....!!
jangan pernah mengganggu bos kami lagi,kau tau akibatnya jika berani
mengganggunya,kau akan kami habisi ,kau mengertiii?” ditendangnya badan jiho
yang sudah melemah,darah segar mengalir dari hidung dan bibirnya tiba-tiba
semuanya gelap dan jiho pun tak sadarkan diri.
“dimana ini?”
“Kau ada dirumah sakit tadi ada
seseorang menemukanmu pingsan dan membawanya kesini” kata seseorang pria
berseragam putih,sepertinya dia seorang dokter.
Setelah pulang dari rumah sakit,ia tinggal
di sebuah kontrakan usang yang tak jauh dari pusat kota,semilir angin musim
dingin tahun ini akan segera berganti dengan musim panas,di pegangilah dadanya
yang terasa nyeri,dia ingat betul perkataan dokter beberapa waktu lalu.ia
divonis terkena penyakit jantung dan harus segera dioperasi,tetapi untuk
melakukan operasi biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit,dan jaminan
keberhasilannya hanya 20%.Akhirnya jiho memutuskan untuk tidak melakukan
operasi,dan keadaannya dari hari kehari semakin parah,tubuhnya yang tegap dan
kekar lama-lama semakin kurus dan lemah,matanya sayu dan kulitnya semakin
membiru.Kehilangan yura ditambah dengan penyakitnya membuat jiho tidak
bersemangat untuk hidup lebih lama,tidak ada lagi alasan untuknya hidup,ia
hanya tinggal menunggu malaikat maut mencabut nyawanya.
Pagi ini keadaan jiho sedikit
membaik,jiho duduk didepan rumah sambil menikmati pemandangan disekitarnya,di
arahkan pandangannya pada sebuah koran,tidak seperti biasanya jiho membaca
koran,tiba-tiba pada salah satu halaman terdapat kabar mengejutkan.WANITA
SUKSES DAN SEORANG ISTRI DARI PENGUSAHA KAYA MENGALAMI KECELAKAAN DAN DALAM
KEDAAN KOMA.Tak salah lagi,wanita yang dimaksud adalah yura gadisnya,Jiho
menangis matanya memerah dan tangannya meremas koran yang dipeganggnya,kali ini
jantungnya kembali nyeri,tapi ia tidak memperdulikannya jiho berlari dan
mencari taksi menuju rumah sakit.
Di pandangilah wajah gadisnya yang
telah pucat,mata gadisnya terpejam seakan dia sedang mimpi indah dialam bawah
sadarnya.Jiho melihat banyak sekali selang yang menghubungkan tubuh gadisnya itu
kesemua mesin dan peralatan yang berada disekitar ranjang.Jiho tidak begitu tau
fungsi dari semua alat itu,yang ia tahu hanyalah sebuah mesin yang
memperlihatkan garis tidak teratur pertanda jantung gadisnya masih
berfungsi,dia hidup yura masih hidup pikirnya.
Pandangannya kembali kearah
gadisnya,air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya jatuh juga,ia merasa sesak
saat melihat keadaan gadis yang begitu ia cintai,dihapusnya air matanya itu ,ia
tidak ingin menangis setidaknya dihadapan gadisnya.Dari jauh dilihatnya seorang
anak kecil dan seorang pria berjalan kearahnya.Jiho tau itu pasti suami dan
anak yura,ia segera pergi sebelum ada yang melihatnya disini.Jiho pergi menemui
dokter dan menanyakan keadaan yura,dokter berkata bahwa yura mengalami koma
akibat kerusakan pada organ hatinya.
2 minggu kemudian.
Yura sudah
diperbolehkan pulang,tetapi ia penasaran siapa orang yang telah menyelamatkan
nyawanya.
“aku ingin
mengatakan sesuatu padamu,tapi kau jangat terkejut ataupun menyesalinya”tutur
sang suami.Yura mengangguk dan membenarkan posisi duduknya,di cermatilah wajah
sang suami yang nampak lesu dan sedih.
“waktu itu,waktu
kau kecelakaan kondisimu sangat parah bahkan kau sempat koma selama beberapa hari,kecelakaan
itu mengakibatkan hatimu tidak berfungsi normal lagi,beruntung ada seseorang
yang memberikan hatinya untukmu”
“tunggu....”
dengan cepat yura memotong pembicaraan suaminya.
“apa yang
terjadi dengan orang tersebut,apakah dia meninggal dan kenapa dia memberikan
ini kepadaku” tanya yura sambil memegang dadanya,pertanyaan konyol macam apa
yang ia lontarkan,sudah pasti orang itu meninggal,mana ada seseorang yang mampu
hidup tanpa organ hati pikirnya.
“dia seorang
penderita penyakit jantung kronis yang mungkin sudah tidak ada harapan lagi dan
hari itu dia menemui dokter dan meminta untuk segera di operasi”
“ini untukmu”
suami yura menyerahkan sepucuk surat berwarna biru kesukaan yura.
Yura menerima
surat itu dengan perlahan dibukanya surat tersebut.
Dear gadisku,,yura...
Hai gadis nakal,,,apa kabarmu?
Aku tahu kau pasti baik-baik saja karena
telah menerima surat ini.
Maaf karena telah memberikan hati ini
untukmu,aku tahu saat ini kau sangat membenciku,aku sebenarnya tidak tahu apa
salahku padamu,kau menganggap aku sebagai penghalang masa depanmu,kau selalu
menganggapku sebagai penghalang kebahagiaanmu.
Tapi aku bersyukur karenamu aku mengerti
akan sebuah cinta yang tulus.Meski ku tahu kau sangat membenciku tapi terimalah
hati ini,ini adalah kenangan terakhir dariku.biarkan sebagian tubuhku berada di
tubuhmu,agar aku tetap bisa hidup di dalam dirimu.
Yura bisakah aku meminta sesuatu padamu.
Berjanjilah setelah ini kau harus
mencintai suami dan anakmu dengan baik,hiduplah dengan baik.Yura jagalah hatiku
dengan baik,dengan hatiku ,aku ingin kau merasakan betapa besar cintaku
padamu,kau adalah wanita pertama yang mengukir kenangan dihidupku,kau adalah
wanita satu-satunya yang kucintai sepanjang hidupku.
AKU MENCINTAIMU YURA,SANGAT MENCINTAIMU. _JIHO_
Surat tersebut
cukup membuat yura berderai airmata,ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya
sedangkan surat yang ia baca tadi jatuh berserakan.
“maafkan
aku..maafkan aku yang selalu merepotkanmu,maafkan keegoisan dan
keserakahanku,maafkan aku yang telah menghianati dan meninggalkan cinta
tulusmu,maafkan aku kak”Yura kembali terisak,suara isakannya semakin keras
hingga sebuah tangan menariknya kedalam pelukan.
Bagaimana tidak,jiho
rela menyerahkan hidupnya untuk yura,wanita yang selalu menyakitinya.
“Sakit itu,kau
terlalu kuat untuk menanggungnya sendiri.terlambat kah untukku meminta maaf
kepadamu sekarang,aku sungguh menyesali kebodohanku selama ini” Suara tangisan
yura semakin pecah,yura menangis meronta-ronta meminta jiho untuk kembali.namun
itu hanya sia-sia ,karena semua sudah terlambat,jiho telah pergi untuk
selamanya.
Disini,di penghujung musim panas
yang sebentar lagi akan berganti musim dingin,dedaunan kering mulai
berguguran,matahari tampak memancarkan panas nerakanya.Penghujung musim panas
ini,yura kehilangan JIHO nya,penghujung musim panas yang biasa penuh dengan
canda tawa tetapi kini malah menjadi tangisan kesedihan.
Meskipun ia tahu jiho tidak akan
pernah kembali lagi meski ia memohon pada Tuhan,jiho telah pergi selamanya,yura
mengerti,ia hanya ingin kenangan bersama lelakinya itu tidak hilang,kenangan
pahit yang mungkin ia akan terus merasa bersalah akan dirinya.
Penghujung musim panas yang tak kuharapkan,aku
kehilangan duniaku saat kau tak disisiku.Maafkan aku cintaku.-yura-
.....................................................................................................................................................
Jelek ya,,maaf kalau feel nya gak dapet...
Autor Cuma dua hari
membuatnya,awalnya autor sedang mendengarkan lagu 2pm yang judulnya I can’t
lets you go if i die dan kemudian terinspirasi untuk membuat cerpen ini.
Salam cinta dari ibu
negara.Mrs.Cho.
keren cerpen ny .
BalasHapus