Selasa, 10 November 2015

orang tidak akan mudah berubah,meskipun kali ini kita memaafkannya suatu hari nanti dia pasti akan melakukan kesalahan yang sama. Bagiku kesempatan kedua itu tidak ada,aku tidak pernah mengucapkan kata maaf karena kata itu sangat sulit diucapkan,aku juga tidak bisa menerima permintaan maaf prang lain dengan mudah.Entah aku atau dia yang salah aku tidak perdulu,aku hanya selalu merasa akulah yang benar...Egoiss bukan???
       

Jumat, 24 April 2015

cerpen di penghujung musim panas



DI PENGHUJUNG MUSIM PANAS


Cerita ini murni pemikiran autor,,,jangan mengkkopas tanpa izin autor.
Banyak TYPo dimana-mana,harap maklum.

Happy reading.....!!!!!

Berharap kau tak pernah pergi dariku,tapi apakah aku egois menginginkanmu sedangkan aku juga menginginkan yang lain selainmu.Aku mencintaimu apakah itu sudah cukup bagiku,kurasa aku membutuhkan lebih dari sebuah cinta,MATERI misalnya.
YURA

Apakah suatu kebodohan bagiku jika melindungi cintaku,melindungi seseorang yang bahkan mengacuhkanku berkali-kali hingga aku tersakiti karena selalu melindunginya.BAHKAN aku akan merelakan nyawaku asal dia bahagia.                                                                                                                                  JIHO


April,2008

            Sepasang kekasih sedang menikmati aroma kopi di sebuah taman kota yang letaknya berada di pinggiran kota.
“yura,maukah kau berjanji satu hal untukku,berjanjilah untuk selalu berada disisiku??’,tiba-tiba si anak lelaki tersebut bertanya kepada sang kekasih.
“mengapa aku harus berjanji padamu,sebuah janji yang mungkin aku tidak bisa memegangnya”.jawab  yura tanpa memalingkan pandangannya dari cangkir kopinya.
Ekspresi Jiho pun langsung terlihat sedih.Dalam hati yura tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi sedih kekasihnya tersebut.
“Ya tuhan,wajahmu terlihat aneh ketika cemberut,kak!!’’
“Yura kau menggoda kakak lagi eoh?’’
“bukan seperti itu kak,baiklah,,,baiklahh ,, AKU YURA berjanji akan selalu bersama JIHO selamanya apapun yang terjadi, apakah kakak puas,sekarang cepatlah kau juga harus berjanji untukku?”
“AKU JIHO akan mencintai dan menjaga YURA selamanya”
Kemudian merekapun menautkan  jari kelingking mereka.

Merasa tidak puas dengan apa yang diberikan tuhan adalah hal yang mutlak bagi manuasia.
Menjadi serakah dan menginginkan apa yang orang lain punya membuatmu memilih jalan yang berbeda.

At malioboro,agustus 2015
Jiho pov
            Hujan lebat mengguyur kota ini,kota yang menjadi saksi perpisahan kami 2 tahun lalu.Aku masih betah memandangi tetesan hujan sambil menikmati aroma kopi,membawa ku ke waktu dimana aku dan Yura masih bersama.Musim panas telah berakhir tetapi aku belum bisa menghilangkanmu dari pikiranku,bahkan ini musim panas ke 3 tanpa mu disini.Kau gadis dari masa laluku yang begitu menyukai musim panas,kau selalu berkata jika kau terlihat seksi jika musim panas,gadisku ini sangat membenci musim dingin,membenci hujan yang menurutnya selalu diiringi dengan kilat petir.Gadisku ini adalah seseorang yang untuk pertama kalinya membuatku ingin melindunginya,membuatku ingin terus berjuang untuknya juga seseorang yang telah menghempaskanku hingga dasar.YURA

Flahback...
            Tolong jangan marah pada Yura,maafkan saya karena telah mencuri uang teman saya,bu”
            “Apakah kamu tidak diajarkan berperilaku layaknya manusia ,kenapa kamu berani sekali mencuri”  Bu guru pun memukuli Jiho dan Yura menangis melihat Jiho membelanya di depan gurunya.
            Di ayunan,Yura duduk sendiri sambil menggoyang-goyangkan kakinya,serta menangis tanpa henti hingga ia menyadari seseorang memegang pundaknya.
“kenapa menangis eoh,?? ,lihatlah matamu sudah seperti mata panda,sudah jangan menangis kakak tidak apa-apa”
“Kenapa kakak melakukannya? Kenapa kakak mengakui kejahatan yang aku perbuat?”
“Itu karena kakak sudah berjanji akan selalu melindungimu”
“tapi itukan kesalahanku,seharusnya kakak tidak seperti itu?,apakah kakak akan terus membelaku meskipuan aku salah?”
“hanya untuk kali ini saja,lain kali jangan membuat kesalahan lagi ,apakah kau mengerti?”
“baiklah kak”


Flahback end

Drettt...dretttt drettt ....bunyi handphone membuyarkan lamunanku...kulihat nama yura tertera dilayar,aku masing mematung tak percaya karena selama ini Yura bahkan tidak pernah menghubungiku ataupun hanya memberi kabar,setelah resmi berpisah yura memutuskan untuk pindah ke Malang dan meneruskan kuliahnya disana sedangkan aku lebih memilih menetap di kota ini dan bekerja sebagai teknisi disebuah perusahaan mobil memang tidak seberapa mengingat aku hanya lulusan SMK,aku sebenarnya ingin melanjutkan kuliah tetapi aku lebih memilih menabung uang hasil kerjaku untuk masa depanku kelak.Bunyi handphone ku pun berhenti berdering tak lama kemudian ada sebuah pesan masuk,
From:Yura
Kakak apa kabar?
Sudah lama tidak bertemu,apa kakak masih marah kepada ku?
Kuharap tidak.Besok aku akan kembali ke jogja kak,kuharap kakak bersedia menemuiku.
Aku tunggu kakak di taman kota tempat biasa kita bertemu.
            Aku sangat senang mendengar kabar bahwa Yura kembali,baiklah besok aku akan menemuinya tetapi sekilas aku teringat perlakuannya 2 tahun lalu yang dengan tega mencampakkanku demi seorang pria yang lebih mapan dariku,sesak sekali dadaku ketika mengingatnya ada rasa marah,kecewa dan sedih bercampur aduk tapi bukankah cinta tak harus memiliki ,aku harusnya merasa bahagia jika Yura menemukan kebahagiaannya meskipun tidak bersamaku.Kulirik jam disebelahku telah menunjukan pukul 07.00 WIB aku bergegas mengambil kunci mobil dan segera pergi,hari ini aku harus menghadiri rapat penting dengan klien dari luar kota,kupacu kendaraanku dengan kecepatan sedang mengingat hari ini turun hujan deras.
            Di ruang rapat suasana tampak hening tak seorangpun berniat membuka suara hingga seseorang datang dan membuka pintu,kulirik sekilas siapa pria itu degggg jantungku seolah berhenti menyadari pria yang menjadi klienku hari ini adalah K (key) pria yang telah merebut Yura dariku  cepat-cepat ku rubah eksprsiku dan tersenyum kecut padanya.
“perkenalkan nama saya Kemal,orang-orang biasa memanggil saya K” dia tersenyum dan mngulurkan tangganya, segera kujabat uluran tangannya dan kuperkenalkan diriku,sepertinya dia tidak mengenalku,mungkinkah Yura tidak pernah bercerita sedikitpen tentangku kepada K.Selesai rapat aku benar-benar lelah dan kuputuskan untuk segera pulang mengingat akan segera turun hujan lebat disertai badai.

Taman kota (autor pov)
Yura telah duduk manis di bawah pohon sakura,ya sakuranya Indonesia alias pohon mangga (hahah autor mulai ngaco).Diliriknya jam tanganya yang menunjukkan waktu telah beranjak sore tetapi belum ada tanda-tanda Jiho akan datang,Yura mendengus kesal aapakah kak Jiho masih marah padanya, fikirnya.baiklah aku akan menunggunya disini sampai malam.
            Jiho bergegas memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi,dia berharap kali ini Yura masih menunggunya.Dia sangat kesal dengan atasannya yang dengan seenaknya menyuruhnya menemaninnya rapat sampai sore padahal hari ini dia berniat libur dan menemui Yura.Buru-buru diparkirkann mobilnya di sembarang tempat dan berlari ke taman kota,dilihatnya seorang gadis cantik duduk di bangku taman dengan manis,ya gadis yang selama ini ia rindukan,gadis yang tidak pernah bisa hilang dari ingatannya.

Luka itu,luka yang selama ini berusaha aku sembuhkan tiba-tiba terbuka lagi ketika melihatnya.
Cinta ini,cinta yang berusaha mati-matian aku hilangkan sekarang malah semakin tumbuh subur disini di hatiku.

“Apakah sudah lama menungguku eoh?” sebuah suara mengejutkan Yura.gadis itu tidak menjawab tetapi malah memeluk Jiho erat dan menangis.
“Kakak.... aku sangat sangat merindukan kakak sampai rasanya ingin mati” Kata Yura sambil masih terisak.”Sudah jangan menangis,sekarang kakak ada disini”aku berusaha menekan perasaanku untuk tidak menangis didepan yura,aku tidak ingin terlihat lemah di depan seorang wanita.
            Setelah pertemuan mereka beberapa waktu yang lalu,Jiho dan Yura semakin dekat dan akhirnya memutuskan untuk kembali bersama dan menjalani semuanya dari awal.
           
Yura pov.
Hari ini aku ada jadwal mengunjungi sebuah panti asuhan,sebuah kegiatan yang telah aku kerjakan kurang lebih sepanjang 3 tahun terakhir,aku berusaha membagi kebahagiaanku kepada mereka karena dulu aku juga seperti mereka,aku dibesarkan dipanti asuhan tanpa kasih sayang orang tua satu-satunya yang kupunya hanyalah kak Jiho.
            Aku berjalan-jalan menelusuri lorong panti dan tanpa sengaja aku melihat seorang gadis kecil sedang menangis.kuhampiri gadis itu dan duduk disebelahnya.
“adik kecil kenapa menangis,?” tanyaku yang hanya dibalas dengan tatapan sendu dari matanya.kuambil sebuah cokelat dari tasku dan kuberikan padanya,awalnya dia menolak tetapi pada akhirnya diapun mengambilnya.
“kamu tau,jika seseorang sedang sedih maka cokelat adalah obat yang tepat untuk menghilangkan rasa sedihnya” gadis manis itu tersenyum tulus kearahku.
“siapa namamu sayang?”
“namaku Sera kak,nama kakak siapa?”
“nama kakak yura,kenapa kamu tadi menangis,apa ada yang membuatmu sedih?”
“aku selalu diejek teman-temanku disekolah,mereka selalu mengataiku anak buangan,tidak punya orang tua,aku selalu menangis kak,kenapa kedua orang tuaku menelantarkanku disini,apa mereka tidak menyayangiku?”ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
 “tidak sayang,mereka pasti sangat menyayangimu,tetapi karena sebuah alasan tertentu mereka tidak bisa bersamamu,kakak percaya suatu saat nanti kalian akan kembali bersama.”Kulihat mata gadis kecil itu berbinar seolah ada harapan dari ucapan yang dia dengarkan tadi.Aku melihat kenangan masa kecilku saat aku juga di ejek dan dikucilkan disekolah,tetapi perbedaannya gadis kecil ini merasa sendiri,sedangkan aku dari kecil selalu dilindungi dan disayangi oleh kak jiho.
            Waktu telah beranjak petang dan kuputuskan untuk segera pulang,rasanya mataku sudah sangat mengantuk,,ketika ditengah perjalanan tiba-tiba aku melihat sebuah kedai kopi yang sangat ramai,kuhentikan mobilku untuk mampir di kedai itu.Aku duduk di pojok ruangan sendirian dan memesan kopi arrabica kesukaanku,sebenarnya aku bukan penggemar kopi,aku hanya sangat maniak terhadap aroma kopi,lima menit kemudian pesananku pun datang ,segera kuambil gelas tersebut dan kuhirup dalam-dalam aroma kopi tersebut,aku bahkan tidak berniat untuk meminumnya,aku hanya menyukai aromanya.Tak terasa sudah satu jam lebih aku duduk di kedai kopi ini,langit sudah beranjak gelap dan aku segera membayar kopi pesananku kemudian bergegas pulang.
            Jalanan terlihat lengah mungkin karena sudah malam,tiba-tiba aku mendengar suara dentuman dari depan mobilku,sepertinya aku menabrak sesuatu,kulihat apa yang terjadi didepanku,aku shok dan menangis menyadari aku telah menabrak seorang wanita muda.aku ketakutan dan menangis tersedu-sedu,entah apa yang ada dipikiranku hingga aku menelpon kak Jiho.
“hiks hiks hiks,,,,,,kakak aku menabrak seseorang, Bagaimana ini aku takut.”
“Yura kau dimana,yakkk ...cepat katakan kau dimana”terdengar nada kekhawatiran dari suara kak Jiho
“Aku berada di daerah sleman jalan sastrawardana kak”
“baiklah kakak akan segera kesana,kau jangan berteriak atau menelpon orang lain,cukup bersembunyi di dalam mobil”
Yura end pov.

Jiho pov
Aku telah sampai di alamat yang yura sebutkan ku kelilinkan pandanganku ke sepanjang jalan hingga aku melihat sebuah mobil hitam yang aku yakini milik yura.
“Yura kau dimana,cepat buka pintunya?” kemudian dibukannya pintu mobil miliknya dan dia menghambur kepelukan jiho sambil meangis ketakutan.
“kakak,aku sangat takut bagaimana kalau polisi akan menangkapku”
“tidak,itu tidak akan terjadi kakak akan melindungimu,tenanglah”
Dia semakin terisak mendengar jawaban jiho,Jihopun berfikir jalan apa yang harus ia lakukan untuk melindungi gadisnya ini.Hingga sebuah ide konyol muncul dalam benaknya.
“Yura cepat telpon polisi dan katakkan bahwa ada kecelakaan disini,kamu tidak perlu takut biar kakak yang mengakui bahwa ini adalah kesalahan kakak”
“tolong  jangan seperti itu kak,ini salahku aku tidak ingin kakak menggantikan tempatku,aku tidak ingin kakak berkorban terlalu jauh untukku”
“tapi tidak ada jalan lain selain ini kakak tidak ingin impian yang selama ini kamu kejar harus kandas karena hal ini,biarkan kakak yang menanganinya,kamu tidak perlu takut lagi kan”Jelas Jiho sambil berkaca-kaca,lalu diambilnya ponsel dari sakunya ,diapun segera menghubungi polisi dan melaporkan ada kecelakaan di sana.
“Yura, hanya ini yang bisa kakak lakukan untuk menjagamu seperti janji kakak 10 tahun lalu,ini adalah kunci brangkas kakak didalam brangkas itu ada sejumlah uang untuk meneruskan gelar mastermu,kakak percaya kamu akan sukses besar dan menjadi orang hebat,tetapi apakah kamu mau menunggu kakak hingga masa hukuman ini berakhir?” dianggukan kepalanya sambil memelukuku erat,,Kurasakan bahuku basah karena airmatanya.
“caa,,sekarang pergilah “. Yura pergi dengan keadaan takut dan terluka,aku tahu dia menabrak seseorang karena tidak sengaja.
Beberapa menit berselang polisi pun datang kelokasi dan memasangkan borgol di tanganku setelah tadi mereka mengajukan beberepa pertanyaan padaku.Diadakan sidang seminggu setelah aku ditangkap,hakim memutuskan aku bersalah dan harus mendekam dipenjara selama 6 tahun atas tuduhan menghilangkan nyawa seseorang.Dua tahun pertama yura sering mngunjungiku dan menceritakan bahwa dia akhirnya menyelesaikan gelar masternya.Aku bersyukur bahwa gadisku kini hidup dengan baik meski tanpaku,namun setelah itu dia tidak pernah lagi mengunjungiku, aku bahkan tidak pernah mendengar kabarnya sedikitpun.Kuyakinkan hatiku bahwa ini tidak apa-apa,mungkin dia sibuk dengan pekerjaannya.
            6 tahun berlalu dan aku telah menyelesikan masa hukumanku,tetapi sampai saat ini yura tidak datang untuk menjemputku padahal dia tau bahwa hari ini adalah hari kebebasanku.
Jiho pov end

Autor pov.
            Jiho berjalan menelusuri kota malioboro dengan sedikit gontai sambil memegangi bagian dadanya yang sedikit sakit,entahlah sudah beberapa kali ini ia sering merasakan nyeri dibagian dadanya,tiba-tiba pandangannya tertuju pada sebuah toko bunga yang menjual aneka macam bunga mawar,segera ia berjalan mendekati toko itu dan membelika bunga mawar putih kesukaan yura,kekasihnya.Senyum lebar terukir diwajah tampannya ,ia tergesa-gesa pergi kerumah yura dan memberikan kejutan pada yura.Namun betapa kecewanya ia saat yura sudah tidak ada di apartemennya,menurut tetangganya yura pindah setelah menikah dengan seorang pengusaha muda asal palembang.hati jiho bagaikan tercabik-cabik bagai kilatan petir disiang hari yang telah menyambarnya, bunga yang sedari tadi ia pegang kini ia remas lalu ia buang begitu saja,ini sudah beberapa kali gadisnya mengecewakannya tetapi jiho tetap tidak bisa membenci yura sama sekali,ia pun meminta alamat rumah yura kepada tetangga yura itu.dan berniat menemui yura meminta penjelasan.

Adalah cara terbaik jika aku melepasnya,dia pantas menerima lebih dari yang aku dapat berikan padanya.
Rasanya masih sama seperti dulu aku mencintainya meski dia menyakitiku.

Jiho sampai di depan rumah yura,dilihatnya seorang wanita turun dari mobil bersama seorang anak kecil digendongannya.Jiho memandangi sosok yura dengan mata penuh kekecewaan,yura merasa ada yang sedang menatapnya betapa terkejutnya ia melihat jiho ada di depan rumahnya, ia berdiri mematung takut kalau jiho merusak keluarganya,disuruhnya anaknya masuk sedangkan ia sendiri berjalan menemui jiho.
“kakak,ke.ke..kenapa kakak bisa tau alamatku? Tanya yura takut-takut.
“tolong jelaskan maksud dari semua ini? Kuharap ini hanya mimpi.” Jiho meminta penjelasan kepada yura,tetapi jawaban yang ia ingin dengar berbanding terbalik dengan yang yura katakan
“kau tau terlalu lama jika aku harus menunggumu,aku tidak ingin beranjak tua hanya karena menunggumu,aku tidak bisa hidup dengan seorang mantan napi,kau tau seorang mantan napi akan sangat sulit diterima dilingkungan ini,dan aku yakin kau tidak bisa menjanjikan kebahagiaan untukku kelak”ujar yura tanpa adaa sedikit kekecewaan di matanya.
Jiho kaget mendengar jawaban yura,bagaimana bisa gadis yang ia cintai bisa berkata seperti itu padanya,bulir-bulir yang sejak tadi ditahannya akhirnya jatuh juga,jiho menangis didepan gadisnya.
“yura aku melakukan ini untukmu,mantan napi katamu,,,kauuuulah tersangkanyaaaa”bentak jiho.Tanpa berkata apa-apa yura masuk kerumah ia sangat takut jika nanti jiho membongkar semuanya,ia tidak ingin kariernya hancur,ia juga tidak ingin keluarganya hancur,kemudian dia menelpon seseorang.
            Jiho kembali kerumah lamanya yang tampak tidak diurus,tiba-tiba datang segerombolan orang tak dikenal dan segera memukulinya,wajah dan badan jiho remuk serta memar,,,
“heyy kau....!! jangan pernah mengganggu bos kami lagi,kau tau akibatnya jika berani mengganggunya,kau akan kami habisi ,kau mengertiii?” ditendangnya badan jiho yang sudah melemah,darah segar mengalir dari hidung dan bibirnya tiba-tiba semuanya gelap dan jiho pun tak sadarkan diri.
            “dimana ini?”
            “Kau ada dirumah sakit tadi ada seseorang menemukanmu pingsan dan membawanya kesini” kata seseorang pria berseragam putih,sepertinya dia seorang dokter.
            Setelah pulang dari rumah sakit,ia tinggal di sebuah kontrakan usang yang tak jauh dari pusat kota,semilir angin musim dingin tahun ini akan segera berganti dengan musim panas,di pegangilah dadanya yang terasa nyeri,dia ingat betul perkataan dokter beberapa waktu lalu.ia divonis terkena penyakit jantung dan harus segera dioperasi,tetapi untuk melakukan operasi biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit,dan jaminan keberhasilannya hanya 20%.Akhirnya jiho memutuskan untuk tidak melakukan operasi,dan keadaannya dari hari kehari semakin parah,tubuhnya yang tegap dan kekar lama-lama semakin kurus dan lemah,matanya sayu dan kulitnya semakin membiru.Kehilangan yura ditambah dengan penyakitnya membuat jiho tidak bersemangat untuk hidup lebih lama,tidak ada lagi alasan untuknya hidup,ia hanya tinggal menunggu malaikat maut mencabut nyawanya.
            Pagi ini keadaan jiho sedikit membaik,jiho duduk didepan rumah sambil menikmati pemandangan disekitarnya,di arahkan pandangannya pada sebuah koran,tidak seperti biasanya jiho membaca koran,tiba-tiba pada salah satu halaman terdapat kabar mengejutkan.WANITA SUKSES DAN SEORANG ISTRI DARI PENGUSAHA KAYA MENGALAMI KECELAKAAN DAN DALAM KEDAAN KOMA.Tak salah lagi,wanita yang dimaksud adalah yura gadisnya,Jiho menangis matanya memerah dan tangannya meremas koran yang dipeganggnya,kali ini jantungnya kembali nyeri,tapi ia tidak memperdulikannya jiho berlari dan mencari taksi menuju rumah sakit.
            Di pandangilah wajah gadisnya yang telah pucat,mata gadisnya terpejam seakan dia sedang mimpi indah dialam bawah sadarnya.Jiho melihat banyak sekali selang yang menghubungkan tubuh gadisnya itu kesemua mesin dan peralatan yang berada disekitar ranjang.Jiho tidak begitu tau fungsi dari semua alat itu,yang ia tahu hanyalah sebuah mesin yang memperlihatkan garis tidak teratur pertanda jantung gadisnya masih berfungsi,dia hidup yura masih hidup pikirnya.
            Pandangannya kembali kearah gadisnya,air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya jatuh juga,ia merasa sesak saat melihat keadaan gadis yang begitu ia cintai,dihapusnya air matanya itu ,ia tidak ingin menangis setidaknya dihadapan gadisnya.Dari jauh dilihatnya seorang anak kecil dan seorang pria berjalan kearahnya.Jiho tau itu pasti suami dan anak yura,ia segera pergi sebelum ada yang melihatnya disini.Jiho pergi menemui dokter dan menanyakan keadaan yura,dokter berkata bahwa yura mengalami koma akibat kerusakan pada organ hatinya.

2 minggu kemudian.
Yura sudah diperbolehkan pulang,tetapi ia penasaran siapa orang yang telah menyelamatkan nyawanya.
“aku ingin mengatakan sesuatu padamu,tapi kau jangat terkejut ataupun menyesalinya”tutur sang suami.Yura mengangguk dan membenarkan posisi duduknya,di cermatilah wajah sang suami yang nampak lesu dan sedih.
“waktu itu,waktu kau kecelakaan kondisimu sangat parah bahkan kau sempat koma selama beberapa hari,kecelakaan itu mengakibatkan hatimu tidak berfungsi normal lagi,beruntung ada seseorang yang memberikan hatinya untukmu”
“tunggu....” dengan cepat yura memotong pembicaraan suaminya.
“apa yang terjadi dengan orang tersebut,apakah dia meninggal dan kenapa dia memberikan ini kepadaku” tanya yura sambil memegang dadanya,pertanyaan konyol macam apa yang ia lontarkan,sudah pasti orang itu meninggal,mana ada seseorang yang mampu hidup tanpa organ hati pikirnya.
“dia seorang penderita penyakit jantung kronis yang mungkin sudah tidak ada harapan lagi dan hari itu dia menemui dokter dan meminta untuk segera di operasi”
“ini untukmu” suami yura menyerahkan sepucuk surat berwarna biru kesukaan yura.
Yura menerima surat itu dengan perlahan dibukanya surat tersebut.

Dear gadisku,,yura...
Hai gadis nakal,,,apa kabarmu?
Aku tahu kau pasti baik-baik saja karena telah menerima surat ini.
Maaf karena telah memberikan hati ini untukmu,aku tahu saat ini kau sangat membenciku,aku sebenarnya tidak tahu apa salahku padamu,kau menganggap aku sebagai penghalang masa depanmu,kau selalu menganggapku sebagai penghalang kebahagiaanmu.
Tapi aku bersyukur karenamu aku mengerti akan sebuah cinta yang tulus.Meski ku tahu kau sangat membenciku tapi terimalah hati ini,ini adalah kenangan terakhir dariku.biarkan sebagian tubuhku berada di tubuhmu,agar aku tetap bisa hidup di dalam dirimu.
Yura bisakah aku meminta sesuatu padamu.
Berjanjilah setelah ini kau harus mencintai suami dan anakmu dengan baik,hiduplah dengan baik.Yura jagalah hatiku dengan baik,dengan hatiku ,aku ingin kau merasakan betapa besar cintaku padamu,kau adalah wanita pertama yang mengukir kenangan dihidupku,kau adalah wanita satu-satunya yang kucintai sepanjang hidupku.
AKU MENCINTAIMU YURA,SANGAT MENCINTAIMU.                                                                                             _JIHO_

Surat tersebut cukup membuat yura berderai airmata,ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya sedangkan surat yang ia baca tadi jatuh berserakan.
“maafkan aku..maafkan aku yang selalu merepotkanmu,maafkan keegoisan dan keserakahanku,maafkan aku yang telah menghianati dan meninggalkan cinta tulusmu,maafkan aku kak”Yura kembali terisak,suara isakannya semakin keras hingga sebuah tangan menariknya kedalam pelukan.
Bagaimana tidak,jiho rela menyerahkan hidupnya untuk yura,wanita yang selalu menyakitinya.
“Sakit itu,kau terlalu kuat untuk menanggungnya sendiri.terlambat kah untukku meminta maaf kepadamu sekarang,aku sungguh menyesali kebodohanku selama ini” Suara tangisan yura semakin pecah,yura menangis meronta-ronta meminta jiho untuk kembali.namun itu hanya sia-sia ,karena semua sudah terlambat,jiho telah pergi untuk selamanya.
            Disini,di penghujung musim panas yang sebentar lagi akan berganti musim dingin,dedaunan kering mulai berguguran,matahari tampak memancarkan panas nerakanya.Penghujung musim panas ini,yura kehilangan JIHO nya,penghujung musim panas yang biasa penuh dengan canda tawa tetapi kini malah menjadi tangisan kesedihan.
            Meskipun ia tahu jiho tidak akan pernah kembali lagi meski ia memohon pada Tuhan,jiho telah pergi selamanya,yura mengerti,ia hanya ingin kenangan bersama lelakinya itu tidak hilang,kenangan pahit yang mungkin ia akan terus merasa bersalah akan dirinya.

Penghujung musim panas yang tak kuharapkan,aku kehilangan duniaku saat kau tak disisiku.Maafkan aku cintaku.-yura-

.....................................................................................................................................................

Jelek ya,,maaf  kalau feel nya gak dapet...
Autor Cuma dua hari membuatnya,awalnya autor sedang mendengarkan lagu 2pm yang judulnya I can’t lets you go if i die dan kemudian terinspirasi untuk membuat cerpen ini.


Salam cinta dari ibu negara.Mrs.Cho.

           


FF Late Autumn at Gwanghwamun



FF Late Autumn at Gwanghwamun


        Suasana di gwanghwamun nampak sepi tak ada aktifitas sama sekali,mungkin semua orang enggan keluar dari perlindungannya mengingat cuaca mulai dingin.Namun berbeda dengan namja satu ini,dia malah berdiri di sepanjang jalanan menatap dedaunan yang berjatuhan,ia berbalik ke belakang berharap yeojanya berdiri disana,ia menginat kenangan saat ia dan yeojanya berjalan dan bergandengan tangan di sepanjang jalan ini,dibiarkanlah tubuh kekarnya kedinginan,ia tidak perduli,yang saat ini ia inginkan hanya merasakan kehadiran yeojanya,tetapi nihil,yeojangya sama sekali tidak datang menemuinya.Jalan yang biasa bersih kini penuh dengan dedaunan yang berserakan disana sini.Di tatapnya sebuah pohon dengan daun yang indah,matanya berkaca-kaca ketika menatap pohon itu,seperti ada luka tersendiri dihatinya.
Flashback
“oppa,,lihat pohon itu..” tunjuk seorang yeoja yang bernama seohyun.
“sangat cantik bukan” tambahnya.sang namja hanya tersenyum menatap yeojanya intens.
“kau mau berfoto disana?”tanyanya
“ne,oppa....bisakah kau memotretku?”
“eummhh”
            Namja tampan itu memotret yeojachingunya tersebut,yeoja yang sangat cantik pikirnya.Pepohonan gwanghwamun memang sangat indah apalagi saat musim gugur seperti ini,setiap hari mereka selalu berkunjung ketempat ini apalagi dihari libur ,mereka senantiasa menghabiskan waktu hanya untuk duduk di bawah pohon itu.

Flashback end
            Namja yang bernama cho kyuhyun itu menangis,menangis dalam diam,udara semakin dingin,tetapi kyuhyun tak beranjak sedikitpun dari tempatnya,Dipandangilah tempat yang menjadi saksi kisah cintanya bersama seohyun yeoja yang sangat ia cintai.
seo,apakah kau sekarang sedang menatapku?
Apakah kau tau aku sangat merindukanmu?
Gumam kyuhyun dalam hati.


Flashback
“chagi,kau kenapa? Apa kau sakit?” tanya kyuhyun
“anio oppa,aku hanya sedang merasa kesal padamu” jawab seohyun polos
“weo? Apa oppa berbuat salah padamu”
“ahhh oppa tidak peka”jawabnya kesal.Seohyun berlari kekamarnya sambil terisak,entahlah akhir-akhir ini ia sering merasa sedih dan mood nya naik turun.Kyuhyun menyusul yeojanya kekamar tetapi kamar seohyun dikunci.
“chagi buka pintunya,,cepat jelaskan pada oppa apa salah oppa? Oppa sama sekali tidak mengerti”kyuhyun berteriak didepan kamar seohyun.
“aku sedang malas berdebat denganmu oppa,sebaiknya kau segera pulang,aku mau istirahat’’ jelas seohyun.Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi,ia bingung dengan tingkah seohyun yang menurutnya terlalu kekanak-kanakan.
            Sore itu kyuhyun pulang dengan kondisi berantakan,appa dan eomma kyuhyun heran melihat kondisi putranya yang sangat berantakan itu,nuna kyuhyun hanya berdecak melihat penampilan adik kesayangannya itu,ia sudah tau pasti kyuhyun sedang bertengkar dengan seohyun,apalagi kalau bukan itu masalahnya.
            Disusulnya sang adik kekamarnya,
‘kyu kau kenapa,ada masalah dengan seohyun lagi eoh?”tanya ahra
“ne nuna,seohyun marah padaku,aku bahkan tidak tau dimana letak salahku padanya” jelas kyuhyun.
“kau ini dasar namja tidak peka,seohyun itu hanya sedang cemburu,tadi siang ketika dikantin sekolah seohyun melihatmu duduk bersama yeoja lain”
“bagaimana nuna bisa tau”tanya kyuhyun
“seohyun yang menceritakannya padaku,sekarang kau istirahatlah,kau pasti sangat lelah bukan,besok kau temui seohyun dan jelaskan semua padanya”
“ne,arraso nuna”

            Sepulang sekolah kyuhyun mengajak seohyun ketempat biasa mereka bertemu.kyuhyun bahkan menyiapkan sebuah kado spesial untuk seohyun sebagai permintaan maafnya.
“seo,oppa tau kau kemarin cemburu kepada Ji hae bukan? Kau tau chagi,dia itu sepupu oppa yang baru pindah kesini,jadi dia belum mempunyai teman,makanya oppa ajak dia mengobrol dikantin kemarin” jelas kyuhyun
“apakah oppa serius,oppa tidak bohong bukan”
“anio chagi oppa tidak berbohong apa oppa perlu membuktikannya padamu?” tanya kyuhyun dengan ekspresi yang sulit diartikan,tiba-tiba wajah kyuhyun mendekat kearah seohyun lalu mengecup bibir mungil seohyun,seohyun tidak menghindar maupun menolak,semakin direkatkan badannya kearah kyuhyun menikmati aroma maskulin dari tubuh kekasihnya itu.seohyun mengakhiri ciuman itu,wajahnya memerah karena menahan malu,segera dialihkan pandangannya ke jalanan,ia tak mau menatap wajah kyuhyun,ia merasa sangat malu,entahlah apa yang membuatnya sangat malu pada kyuhyun padahal ini bukan kali pertamanya kyuhyun menciumnya.
            Hari ini seohyun membolos sekolah demi menyiapkan pesta kejutan untuk kyuhyun,ya hari ini adalah hari jadiannya dengan kyuhyun yang ke 4,seohyun sibuk membuat kue dan memasak makanan kesukaan kyuhyun,,setelah semuanya siap seohyun segera menelpon kyuhyun.
“oppa hari ini kau harus pulang cepat ne,ada sesuatu yang ingin aku tunjukan padamu”
“mianhae chagi,oppa hari ini ada les tambahan mungkin nanti sore oppa baru bisa pergi kerumahmu,emangnya apa yang ingin kau tunjukan pada oppa eoh” tanya kyuhyun penasaran.
‘arraso oppa,gwenchannayo...pokoknya oppa harus lihat sendiri,aku tidaak akan menceritakannya padamu sekarang,ini rahasia oppa”
“ne arraso,sudah dulu ne,,oppa harus segera masuk ke kelas,,,SARANGHAE SEO JO HYUN”
“NADO SARANGHAE OPPA”
            Seohyun bergegas mandi dan berdandan,dilihatnya pandulan wajahnya dicermin,ia tersenyum sendiri membayangkan wajah kyuhyun saat mengetahui kejutan yang ia berikan,seohyun kemudian turun dan memasang spanduk di depan ruang tamunya,sebuah banner yang bertuliskan “ happy anniversary oppa,saranghae”
Tiba-tiba seohyun ingat bahwa dia belum membeli lilin,seohyun bergegas pergi ke supermarket untuk membeli lilin,ia tidak mau kejutan yang telah ia siapkan seharian gagal hanya karena sebuah lilin.

Kyuhyun pov
            Aku begegas pergi kerumah seohyun,mungkin seohyun sedang menungguku dengan wajah kesal karena aku telat datang kerumahnya.tiba-tiba ada sebuah mobil melaju kencang dan ‘’seo awas ada mobilll” teriak kyuhyun.
Tetapi kyuhyun terlambat,tubuh gadisnya terpental sangat jauh,kepala seohyun membentur pembatas jalan.Kyuhyun segera berlari sambil menangis melihat yeojanya tergeletak tak berdaya bersimba darah,sedangkan mobil yang menabrak seohyun melarikan diri begitu saja.Dipeluknya tubuh seohyun yang semakin melemah,di genggam erat tangan yeojanya mencoba menyalurkan kekuatan melalui tanganya.
            Seohyun dibawa ambulan menuju rumah sakit,kyuhyun masih menangis melihat wajah seohyun yang semakin pucat,ia menyalahkan dirinya sendiri yang tidak bisa menjaga dan melindungi seohyun,tiba-tiba mata seohyun terbuka,seohyun tersenyum kearah kyuhyun.
“uljima oppa ,sudah jangan menangis,kau sangat jelek ketika sedang menangis”
“sudah seo jangan berbicara dulu,kau sangat lemah” ucap kyuhyun sambil mengelus sayang kepala seohyun.
“oppa,aku sudah tidak kuat,aku mohon jangan menangis,tersenyumlah untukku setidaknya untuk terakhir kali”
“jangan berbicara sembarangan chagi,oppa tau kau pasti kuat”kyuhyun tersenyum,senyum yang dipaksakan,karena meski ia tersenyum tetapi airmatanya tetap jatuh juga.
“saranghae cho kyuhyun,nomu nomu saranghae” ucap seohyun dengan suara yang hampir tak terdengar.Mata seohyun perlahan-lahan mulai terpejam,monitor yang memantau kerja jantungnya memperlihatkan garis lurus.
“andweeeeeeee,,,bangun chagi,bangunlah..buka matamu,jangan bercanda atau oppa akan marah jika kau bercanda seperti ini”Digoyang-goyangkan tubuh seohyun yang sudah tak bernyawa itu,kyuhyun menjerit-jerit histeris memanggil nama seohyun berkali kali,meminta yeojanya bangun,tetapi seohyun sama sekali tak bergerak sedikitpun.
            Seusai pemakaman seohyun ,kyuhyun pulang ke apartemen seohyun,ketika ia membuka pintu,kyuhyun terkejut melihat sebuah banner yang bertuliskan
‘’ happy anniversary oppa,saranghae” kyuhyun semakin menangis melihat banner tersebut,dilangkahkannya kakinya menuju ruang tengah,betapa terkejutnya kyuhyun ketika melihat kue dan semua masakan yang tertata rapi dimeja makan,ia tau pasti seohyun berniat memberinya kejutan untuknya waktu itu.Kaki kyuhyun terasa lemas,matanya menatap nanar hidangan yang disiapkan seohyun untuknya,kyuhyun memukul-mukul lantai sambil menjerit-jerit histeris,ia marah pada Tuhan,kenapa Tuhan memangambil seohyun darinya.kenapa bukan dirinya saja.
            Dikamar seohyun,kyuhyun merebahkan badannya di kasur empuk milik yeojanya berharap aroma seohyun masih tertinggal disana,di ciumnya bantal seohyun dan dipeluknya erat,aroma seohyun bahkan masih sangat kental disana.Tiba-tiba pandangan kyuhyun tertuju pada sebuah kotak kecil berbentuk kado dengan pita diatasnya,dibukanya kotak itu,lagi-lagi kyuhyun dibuat terkejut dengan hal ini,seohyun tengah hamil dan mengandung anaknya,benih cinta nya dengan seohyun,ditatapnya benda persigi panjang yang menunjukan dua garis merah,,Dilemparkanlah benda itu ke sembarang arah lalu tangan kyuhyun menghantam kaca dengan keras,hingga keluar darah segar dia sela-sela jarinya.
“seo,kenapa kau tak memberi tahuku dari awal?
Kenapa kau menyembunyikan ini dariku?
Apa ini yang kau maksud kejutan eoh?
Mianhe seo...jeongmal mianhae”
            Lagi-lagi kyuhyun menangis,menyadari kebodohannya yang tidak dapat menjaga seohyun dan calon anak mereka andai saja waktu itu ia segera berlari dan menyelamatkan seohyun,mungkin sekarang seohyun masih ada disisinya.kyuhyun bahkan merutuki dirinya yang lupa dengan hari jadian mereka,padahal seohyun mengingat setiap inci tentang dirinya.
“hai,baby cho...apa kau baik-baik disana? Jangan menyusahkan eommamu ne,jagalah eomma dengan baik dan tunggu appa, appa akan segera menyusul kalian.”racau kyuhyun sambil menangis.

Flashback end
             Kyuhyun berjalan mendekati pohon itu,sambil memegang sebuah syal berwarna pink,diraihnya sebuah ranting pohon dan dipakaikanlah syal itu.
“seo baby,aku tidak ingin kau sakit,jadi pakailah ini.
lihatlah,oppa membawakan syal pink kesukaanmu,apa kau senang,
apa kau masih marah pada oppa,karena tidak bisa menjagamu dan baby cho?
kau sangat kekanak-kanakan chagi,apa kau tak merindukan wajah oppa yang tampan ini eoh” kyuhyun tersenyum getir sambil menatap langit.
“Mianhae appa..mianhae eomma”ucap kyuhyun dalam hati.
            Kyuhyun berjalan dengan senyum sumringah seolah ini lah saatnya untuknya bahagia,sebuah mobil pick up hitam melaju kencang kearahnya,kyuhyun menutup matanya.”Chagi oppa datang”batinnya.
Brakkkk,,,sebuah dentuman keras menghantam tubuh kyuhyun,tubuh kyuhyun yang kini tidak berbentuk lagi,tetapi senyumnya,,iya kyuhyun tersenyum dalam damainya.
Musim gugur yang beberapa hari lagi akan berganti dengan musim dingin dijalanan gwanghwamun menjadi saksi seberapa besar cinta kyuhyun untuk seohyunnya. Dedaunan gwanghwamun berguguran mengiringi kepergian kyuhyun,dedaunan yang sangat kyuhyun sukai kala musim gugur seolah merasa sedih akan kepergian kyuhyun.
Jika takdir tidak berpihak padaku,aku akan membuat takdirku sendiri.
Jika takdir yang telah memisahkanku denganmu,maka akan kubuat takdirku bersamamu.


END

Huaaa,,,,autor nangis bacanya,,mungkin efek karena castnya kyuhyun kali ya.biasanya juga gk nih.baru kali ini buat FF pakai nama kyuhyun.nyesekkkkk


To be continue the next FF


`